Agtri Malsa (Mahasiswa Sekolah Guru Ekselensia Indonesia SGEI)

Di Setiap pagi
di persimpangan sekolah yang jalannya tak begitu mulus
tangan-tangan kecil yang mungil itu
melambaikan jari-jarinya pada ku.

tampak ceria dengan senyum mengembang di wajah tanpa dosanya,
senyum yang tiada seorang pun yang memaksanya
isyarat nurani jiwa bersama teriakan tawa mereka

“ibuuuuuuuuuuuuuuuuuuu…………
“assallammu’alaikum ibu,
“ibu salim ibu……
“ibu aku, ibu…..

puluhan jari tangan itu menghampiri ku di setiap pagi
wahai tangan-tangan kecil nan mungil
tersenyum kalian padaku
menghilangkan semua penatku di malam itu

duhai senyum-senyum bahagia
di sini aku ada,
karena kalian aku datang,
untuk menjadi sahabatmu…
menjadi kakak bagi mu…
bahkan tak segan aku mengatakan
aku ingin menjadi ibu bagi mu…

aku ingin membantu mu…
aku ingin memberi mu apa yang ada pada ku,
aku ingin membuat mu selalu tersenyum ceria,
penuh semangat menapaki jalan ini, untuk menuju hari esok penuh bahagia

duhai para tangan yang melambai..
bisikan hati nurani dengan jelas dan keras
hingga akhir perjalanan hidupku nanti
adalah engkau di relung hati….

hanya ada kalian di sanubari
sebab senyum indah kalianlah
menjadikanku berarti
hingga akhir hayat ini nanti.

(untuk mu tangan2 kecil yan mungil)