Denpasar, Lembaga Pengembangan Insani (LPI) Jakarta hingga kini sudah melatih sedikitnya 6.750 guru Sekolah dasar (SD) di 14 provinsi di Indonesia. Pelatihan pendidikan yang diberikan secara gratis itu bertajuk ‘Shifting Paradigm in Education’.

Materi yang diberikan menyangkut seputar paradigma baru tentang dunia pendidikan dan pengajaran. Misalnya tentang ‘Guru Kreatif’, ‘Wajah Pendidikan Indonesia’ dan lainnya.

“Dalam pelatihan ini, guru dilatih bagaimana agar bisa mengoptimalkan proses belajar-mengajar di kelas walaupun terkendala minimnya sarana dan prasarana yang tersedia di sekolah,” ujar Manajer Makmal LPI Jakarta, Ahmad Fikri, di sela-sela acara pelatihan bagi 52 guru SD di Denpasar, Kamis (24/4).

Substansi dari materi pelatihan ini, menurut Fikri adalah apa yang disebutnya sebagai ‘eksplorasi semesta diri’ pada guru bersangkutan, sehingga mampu mengatasi persoalan yang berkaitan dengan keterbatasan fasilitas di sekolahnya.

Menurut Fikri, pihaknya menganggarkan dana Rp 500 juta per tahun untuk melatih 2.000 sampai 3.000 guru di Indonesia. Program pelatihan bagi guru SD ini dimulai sejak 2004, berawal dari Aceh. Dipilihnya guru SD, kata Fikri, dengan pertimbangan karena pendidikan di SD adalah sebagai fondasi untuk menuju ke
jenjang lebih tinggi yakni SMP. Selain itu juga karena jumlah guru maupun siswa SD sangat banyak, yang keberadaannya sampai ke pelosok desa.

Dalam penyelenggaraan pelatihan di Bali, LPI bekerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM) Dompet Sosial madani (DSM) Bali dan juga menggandeng perusahaan motor Astra Internasional Denpasar. Acara ini berlangsung dua hari, sampai Jumat (25/4). (sss)

source : www.beritabali.com