Bogor (19/6) – Belum banyak yang telah mendengar nama SMA Pertama Mansamat yang berlokasi di Desa Mansamat A Banggai Kepulauan ini. Wajar saja karena SMA yang dikelola oleh masyarakat Kecamatan Tinangkung Selatan ini baru berjalan sejak tahun 2006 namun demikian telah banyak diminati oleh para lulusan SLTP di sekitarnya bahkan telah meraih juara ke tiga kompetensi matematika se kabupaten. Salah satu daya tarik dari sekolah ini adalah keberadaan 10 unit komputer yang terbilang mewah di daerah ini. Dari 9 SLTA se kabupaten Banggai Kepulauan Sulawesi Tengah sekolah ini termasuk di antara 3 sekolah yang memiliki laboratorium komputer. Setelah mendapatkan berbagai pelatihan dan pengayaan yang bersifat inhouse training dari Tim Makmal Pendidikan, kini giliran para guru yang datang ke Lembaga Pengembangan Insani Bogor untuk mendapatkan upgrading. Di antara materi upgrading yang diberikan adalah managemen fundrising bagi sekolah, rencana pengembangan sekolah, ketrampilan menulis,pengelolaan sarana dan prasarana, pengelolaan life skill, dan sebagainya. Setelah upgrading ini digharapkan para guru-guiru tersebut dapat lebih meningkatkan kapasitas diri dan mengoptimalkan peran serta masyarakat untuk mewujudkan sekolah yang berkualitas. Di antara program yang telah dilakukan, salah satunya yang menarik adalah Guru Tulano dan Gelicok (gerakan lima coklat). Guru Tulano adalah kegiatan peer teacing di antara guru yang telah dipasangkan guna saling mendukung untuk peningkatan kualitas pengajaran, sementara gelicok adalah kegiatan yang dilakukan masyarakat sekitar menyumbangkan lima coklat kepada sekolah untuk mendukung kemandirian pembiayaan. “Kedua program tersebut baru 2 bulan ini dijalankan melalui asistensi tim makmal pendidikan, mudah-mudahan dalam satu semester ini dapat kita lihat hasil positif dari kegiatan tersebut,” ungkap Asep Sapa’at yang menjadi supervisor dalam program tersebut.Kegiatan upgrading yang dimulai sejak 11 Juni lalu rencananya akan berakhir Sabtu, 16 Juni 2007 (MP-1)