Kembali Mendisplay

Rina Fatimah
Trainer Makmal Pendidikan

Tahun ajaran baru sudah memasuki bulan ke 2, sudahkah Bapak dan Ibu guru menghias ruang kelasnya dengan display? Dinding dan papan disekitar ruang kelas membutuhkan sentuhan tangan dan ide kreatif dari seorang guru untuk menciptakan ruang kelas yang nyaman dan menyenangkan. Jadikan ruang kelas menjadi begitu menggoda bagi anak-anak sehingga selanjutnya anak-anak akan merasa betah berada di ruang kelas.
Namun, belum semua guru menghias ruang kelasnya untuk menyambut anak-anaknya yang baru saja selesai menikmati liburan akhir semester. Ruang kelas masih terlihat gersang, andaipun ada itupun hanya hiasan biasa yang terbuat dari kertas krep atau kertas origami yang dibentuk menjadi bentuk bunga lalu di ronce. Lalu apa yang seharusnya dilakukan oleh guru untuk membuat kelasnya indah?
Pertama, kesadaran dan keyakinan dari seorang guru bahwa display dapat menciptakan motivasi belajar siswa. Adanya kesadaran dan keyakinan dari guru menjadikan display adalah suatu hal yang wajib untuk dikerjakan dengan hati senang dan ikhlas.
Kedua, guru membuat perencanaan dengan membuat tema display. Misalkan saja diawal bulan tahun ajaran baru, guru membuat display dengan tulisan “welcoming our school” atau “selamat datang teman” lalu dilanjutkan dengan display tambahan. Untuk ruang kelas satu, guru sudah membuat hiasan huruf dan angka di sepanjang dinding ruang kelas atau menggantung dilangit-langit kelas. Jadi siswa kelas 1 sudah merasakan betul bahwa dia bersekolah ditempat formal.
Ketiga, sharing ide dengan partner atau rekan kerja. Salah satu cara untuk memperoleh ide kreatif dengan melakukan brainstorming atau eksplorasi berpikir. Mungkin kita masih sulit untuk memperoleh ide kreatif yang brilian dengan melakukan brainstorming sendiri. Oleh sebab itu biasakan diri untuk melakukan brainstorming dengan teman atau rekan kerja atau sekolah memfasilitasinya dengan membuat pertemuan rutin.
Keempat, tersedianya peralatan dan perlengkapan untuk memudahkan guru dalam mendisplay seperti gunting, lem, cutter, kertas krep, karton manila, kertas origami, dan lain-lain. Peralatan dan perlengkapan display tak perlu yang mahal dan baru. Penggunaan barang bekas seperti kardus, gelas palstik air mineral pun bisa dimanfaatkan.
Selamat mendisplay